Tanggamus — Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Tanggamus melalui bidang pengairan menyatakan pembangunan rehabilitasi tanggul Way Kandis Pekon Kagungan Kecamatan Kota Agung Timur (Kotim) yang jebol pada tahun 2024 lalu akan dilaksanakan pada tahun 2026 yang akan datang.
Menurut Kepala Dinas (Kadis) PUPR Ir. Belli Pahlupi, S.T., M.T. didampingi Yusfi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan atau PPTK Bidang Pengairan PUPR Tanggamus membenarkan seharusnya pembangunan rehabilitasi tanggul Way Kandis Pekon Kagungan Kotim tersebut dilaksanakan pada tahun 2025 ini sesuai perencanaan lokasi pembangunan insfrastrukture dinas PUPR Kabupaten Tanggamus tahun 2025.
“Namun dalam proses rencana pelaksanaan pembangunannya tahun ini, dari survey ulang lokasi ternyata kondisi tanggul yang jebol semakin parah. Hal tersebut dikarenakan semen beton tanggul yang jebol volumenys semakin meluas juga terjadi erosi tanah akibat hantaman air sungai,” kata Belli, Rabu (24/12/2025).
Sementara itu Yusfi PPTK Proyek menerangkan berdasarkan survey ulang lokasi tanggul Way Kandis Pekon Kagungan Kotim tersebut, maka nilai pagu anggaran yang dianggarkan sebagai “plafon” keuangan tidak relevan lagi untuk pembiayaan proyek tersebut. Sehingga tidak benar asumsi yang berkembang bahwa proyek rehab tanggul tersebut dialihkan atau dipindahkan yang benarnya dianggarkan kembali di tahun 2026 dengan pagu anggaran sesuai semakin meluasnya volume kerusakan tanggul.
“Setelah dikoordinasikan kepada pimpinan maka proyek pembangunan rehab tanggul Way Kandis Pekon Kagungan Kotim tersebut dianggarkan kembali sebagai program prioritas ditahun 2026 dengan anggaran yang sesuai realitas volume kerusakan tanggul tersebut yang semakin parah,” terangnya.
Diberitakan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanggamus tak kunjung memperbaikk tanggul irigasi Way Kandis Pekon Kagungan Kecamatan Kota Agung Timur (Kotim) mendapat kecaman dari petani setempat.
Permasalahan tersebut juga menuai sorotan tajam dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanggamus Wandi, SE.
Menurut Wandi, SE yang juga sebagai Ketua Fraksi Golkar DPRD Tanggamus, bahwa petani Way Kandis saat ini terus mendesak dinas PUPR Tanggamus untuk segera membangun tanggul irigasi persawahan yang jebol akibat banjir di tahun 2024 lalu.
Menurut Wandi, irigasi tersebut sangat vital bagi petani Pekon Kagungan untuk mengairi sawah mereka.
“Waktu terus berjalan, tapi masalah irigasi ini belum juga selesai, kami minta Dinas PUPR Tanggamus segera bertindak,” tegas Wandi, Rabu (24/12/2025).(Wn).

