Tanggamus — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus mendapatkan program proyek pembangunan penggantian jembatan Way Kandis Pekon Kagungan Kecamatan Kota Agung Timur (Kotim) Tanggamus dengan volume jembatan panjang 35 meter dan lebar 11 meter dengan badan jembatan hotmik.
Menurut Pengawas Pelaksana Pembangunan Jembatan Way Kandis Kholiq bahwasanya proyek pembangunan penggantian jembatan Way Kandis tersebut sudah selayaknya di laksanakan berdasarkan katagori usia jembatan sudah tua dan tidak layak lagi dilintasi kendaraan berbobot berat dikhawatirkan terjadi kerusakan yang berdampak musibah.
“Program penggantian jembatan lama ini merupakan bagian dari mitigasi risiko jembatan runtuh, karena usia jembatan yang sudah tua di atas 40 tahun. Salah satunya mengantisipasi karena dampak beban berlebih kendaraan atau overloading,” katanya, Selasa (06/01/2026).
Kholiq menerangkan, proyek pembangunan jembatan tersebut merupakan program pusat Yakni Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Direktorat Jenderal Bina Marga melalui Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional Wilyah II Provinsi Lampung, PPK 2.1 Provinsi Lampung, dengan nilai proyek Rp 17.466.960.000,00.
“Pengerjaan dimulai oktober 2025, waktu pelaksanaan 330 hari kalender dengan rekanan PT. RAJATEA KARYA MANDIRI. Pengerjaan tidak ada kendala dan semua berjalan sesuai yang diharapkan,” terangnya.
Kholiq menjelaskan, jembatan Way Kandis yang dibangun saat ini memakai konstruksi balok girder beton pracetak, yaitu sistem penyangga horizontal utama pada bangunan tinggi dan jembatan. Berfungsi mendistribusikan beban berat ke pilar atau fondasi, biasanya menggunakan material kuat seperti baja atau beton pracetak dengan profil bentuk I, T, atau kotak, yang diproduksi pabrik atau dicor di lokasi untuk bentang panjang.
“Fungsi Utama kontruksi balok girder untuk
menyalurkan beban yakni memindahkan beban vertikal dari struktur atas (lantai, jalan) ke pilar atau abutment. Untuk menjaga stabilitas, memastikan struktur tetap stabil dan kaku meskipun ada beban berat atau angin kencang. Bentang panjang digunakan untuk bentang yang lebar seperti pada jembatan, flyover, dan jalan layang,” jelasnya.(Wn).

